Vagetoz – Kuatkan Aku [Full Album 2008]

September 30, 2008 at 8:58 pm (Vagetoz Band MP3) (, , , )

Vagetoz - Kuatkan Aku

Vagetoz - Kuatkan Aku

Sebuah Band tidak ubahnya dengan manusia. Terkadang punya salah dan dosa. Kadang memiliki rasa yang mendalam terhadap kehidupan. Begitu juga dengan grup band Vagetoz. Band ini terdiri dari Teguh Permana (vokal), Acep Gunawan alias Soni (gitar), Irman alias Nuki (gitar), Budi alias Eboth (bas), dan Rudy alias Day (drum). Band yang melejit bak bintang kejora dengan lagu Betapa Aku Mencintaimu di tahun 2007 yang lalu, kini mengungkapkan Betapa mereka mencintai Allah, Sang pencipta alam. Jika Sang Sufi Hamzah Fansuri mengungkapkan rasa cinta kepada Rabb dengan Puisi, atau Imam Jalaludin Rumi mengungkapkan rasa cinta kepada Allah dengan tariannya. Atau band Ungu dengan album Aku dan Tuhanku. Maka menjelang bulan Ramadhan 1429H tahun 2008 ini, Vagetoz mengungkapkan rasa cinta dengan sebuah album religi berjudul Kuatkan Aku.

Album Kuatkan Aku Vagetoz adalah merupakan ungkapan curahan hati, doa dan pengharapan dari seluruh personel Vagetoz kepada pemilik kehidupan dan kematian yaitu Allah swt. Curahan hati bisa berupa perasaan menyesal, berdosa, permohonan ampun atau pengharapan dan doa. Semua tercurah dengan perasaan mendalam dalam lirik lagu di Album Kuatkan Aku. Coba simaklah sepenggal lirik lagu Kuatkan Aku “Tak sanggup bila di akhir hidupku bisa menanggung siksa-Mu”. Atau dalam lirik Rinduku Cinta-Mu,“Rinduku CInta-Mu Ya Allah, Aku ikhlas dengan apa yang kau beri, RInduku CIntamu ya Allah, aku akan selalu bersabar”. Lagu ini tak ubahnya doa yang dirangkai dengan indah lewat lirik lagu dan musik.

Dengan aransemen yang kaya akan komposisi musik, tidak harus berirama padang pasir. Vagetoz mengajak kita untuk menjadi seorang yang profesional. Profesional sebagai hamba dan makhluk Allah. Apakah kita sudah menjadi manusia yang profesional?. Semoga momentum bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1429H 2008 ini memberi jalan terbaik untuk menuju kehidupan yang sesunggunya.

Tracklist :
01. Kuatkan Aku
02. Rinduku CintaMu (Ikhlas)
03. PadaMu Ya Allah
04. Taubatku
05. Hanya Sementara
06. Sujud Syukur
07. Menuju Kemenangan
08. Terima Kasih
09. PadaMu Ya Allah (Karaoke)
10. Taubatku (Karaoke)
11. Rinduku CintaMu (Ikhlas) (Karaoke)
12. Kuatkan Aku (Karaoke)

Untuk Informasi Lain Dan Download Album Religi Vagetoz – Kuatkan Aku, Klik Disini

Permalink 5 Comments

Rockie – Lukisan Hati [Full Album 2008] dan Rockie – Khilaf [New Single Religi 2008]

September 27, 2008 at 10:34 am (Rockie Band MP3) (, , , )

Rockie - Lukisan Hati, Single Religi Khilaf

Rockie - Lukisan Hati, Single Religi Khilaf

Kapanlagi.com – Usai mengikuti ajang pencarian bakat di salah satu stasiun TV swasta dan meluncurkan album kompilasi bersama, nama Bojes memang agak tenggelam. Namun, tiba-tiba saja Bojes muncul dengan band barunya bernama Rockie Band sebagai vokalis. Satu album pun telah dirilis di bawah label Nagaswara.

“Sengaja ini saya persembahkan untuk anak-anak yatim,” ujar Bojes yang ditemui di acara buka bersama di HardRock Cafe, Jumat (12/9), yang dimeriahkan oleh band-band asuhan Nagaswara untuk menghibur anak-anak yatim.

Berhubung saat ini bulan Ramadhan, Bojes dkk pun tak mau ketinggalan bikin lagu religi di album terbarunya yang diberi judul Khilaf. “Karena lagu-lagu kita nggak cinta melulu, ada religinya juga. Sebenarnya lagu itu mau dibikin kompilasi album religi sama Nagaswara. Tapi karena waktunya mepet, maka gak jadi,” kata Bojes.

Ditilik dari judulnya, cerita lagu tersebut berkisah tentang pertobatan seseorang, yakni tentang berandalan yang akhirnya memperdalam agama setelah melihat situasi sosialnya makin keruh akibat narkoba.

Lagu itu pun dijadikan soundtrack salah satu FTV Starvision berjudul KUTEMUKAN ENGKAU DI SETIAP SUJUDKU yang tayang di Indosiar.

“Kebetulan dulu waktu masih dikontrak AFI, aku pernah bekerja sama dengan orang Starvision. Aku mencoba memberikan CD ke sutradara dan dia suka. Sinopsisnya pas, jadi dia langsung ambil,” jelas cowok yang dekat dengan Tiwi AFI ini.

Album Rockie – Lukisan Hati
Tracklist :
01. Bukan Yang Pertama
02. Kita Pernah Ada
03. Terlalu Cinta
04. Lukisan Hati
05. Dia (Tak Lebih Dariku)
06. Menunggu
07. Jera
08. Cerita Tentang Dia
09. Takkan Bisa
10. Hingga Akhir Nafasku
11. Do the Best (for Today)

Single Lagu Religi
Rockie – Khilaf

Untuk Info Lain Dan Download Album Rockie serta single religi Rockie – Khilaf, Klik Disini

Permalink 1 Comment

ST 12 – Kebesaran Mu [new single religi]

September 27, 2008 at 9:24 am (ST12 Band MP3) (, , , )

ST 12 - Kebesaran Mu

ST 12 - Kebesaran Mu

Kapanlagi.com – Dingin yang sesekali menyengat kawasan pegunungan Kawah Putih, Ciwidey, tak membuat surut grup band ST12 untuk melakukan pengambilan syuting video klip dari single religi terbaru mereka bertajuk Kebesaran Mu yang bertepatan di bulan Ramadhan.

Band yang digawangi Charlie (vokal, gitar), Pepeng (gitar), dan Pepep (drum) berharap lagu yang digarap kurang dari 3 jam pada bulan Agustus kemarin, dapat memberi siraman batin bagi para penggemar mereka yang dapat menikmati lagu Kebesaran Mu dengan men-download RBT (ring back tone) di handphone para pencinta ST12.

Penggarapan klip dipercayakan pada sutradara kawakan Rizal Mantovani yang mengambil konsep pengembaraan hidup manusia dari lumuran dosa menuju taqwa dengan menampilkan 1 model pria dan 1 model wanita yang gamang mencari jati diri dan kemudian bertemu dengan sosok 3 ulama yang diperankan anak-anak ST12 yang mengenakan jubah dan sorban dan berjalan seperti di padang pasir. Simple tapi bermakna.

Video klip yang selesai penggarapannya sekitar pukul 17.00 WIB kemarin ini diharapkan dapat melalui proses editing secepatnya agar dapat segera tayang pada minggu kedua September ini yang sekaligus juga minggu kedua di bulan puasa.

Lagu Religi Baru Dari ST12

ST 12 – Kebesaran Mu

Untuk Info Lain Dan Download Lagu Religi ST 12 – Kebesaran Mu, Klik Disini

Permalink 31 Comments

Ebiet G Ade – Masih Ada Waktu [Full Album 2008]

September 24, 2008 at 12:30 pm (Ebiet G. Ade MP3) (, , , )

Ebiet G Ade - Masih Ada Waktu

Ebiet G Ade - Masih Ada Waktu

Ebiet G Ade merupakan musisi yang paling populer dengan warna musik yang khas, dan juga Ebiet G Ade merupakan legenda hidup musik tanah air. Setelah lama menunggu Ebiet G Ade meluncur Album terbarunya yang bertajuk MASIH ADA WAKTU yang berisi enam belas lagu.

Menurutnya album ini sebenarnya telah lama disiapkan sejak Ramadhan tahun lalu. Namun karena proses yang cukup panjang, album tersebut baru diluncurkan pada puasa tahun ini

Jadi bukan bersamaan dengan bulan puasa album ini diluncurkan, tapi prosesnya yang memang begitu. Bahkan saya jengah jika ada yang mengatakan album sengaja dibuat karena berhubungan dengan Ramadhan dan seperti latah,” ujarnya.

“Sejak rekaman 1979 lagu saya selalu ada tema religinya. Jadi nggak kaitannya dengan puasa atau menyambut lebaran,” katanya.

Enam Belas lagu terbaru Ebiet G Ade antara lain:
Izinkan Aku Reguk CintaMu, Masih Ada Waktu, KepadaMu Aku Pasrah, Hidupku MilikMu, Dan Hari Ini Engkau, Rindu KehadiranMu, Dia Lelaki Ilham Dari Surga, Menjaring Matahari, Berjalan di Hutan Cemara, Berita Kepada Kawan, Bingkai Mimpi, Kosong, Taubat, Tetes Tetes Doa Kami, Ketika Doa Menyeruak, dan Kembara Lintas Panjang.

Track List :
01. Izinkan Aku Reguk Cintamu
02. Masih Ada Waktu
03. Kepada Mu Aku Pasrah
04. Hidupku MilikMu
05. Dan Hari Ini Engkau
06. Rindu KehadiranMu
07. Dia Lelaki Ilham Dari Surga
08. Menjaring Matahari
09. Berita Kepada Kawan
10. Berjalan Di Hutan Cemara
11. Bingkai Mimpi
12. Kosong
13. Taubat
14. Kembara Lintasan Panjang

Untuk Info Lain Dan Download Album Ebiet G Ade – Masih Ada Waktu, Klik Disini

Permalink 6 Comments

The Upstairs – Ku Nobatkan Jadi Fantasi EP [2008]

September 20, 2008 at 3:32 pm (The Upstairs MP3) (, , , )

The Upstairs - Kunobatkan Jadi Fantasi EP

The Upstairs - Kunobatkan Jadi Fantasi EP

Band new wave asal Jakarta, The Upstairs memberikan mini album (EP) gratis. Album tersebut berisi enam lagu dan bisa diunduh (download) secara via internet.

EP yang diberi nama Ku Nobatkan Jadi Fantasi ini sebenarnya sudah bisa diunduh secara eksklusif pada tanggal 17 Agustus 2008 tepat pada pukul 10:00 WIB. Album ini dilepas secara cuma-cuma lewat website asal Yogyakarta bernama Yes No Wave Music, http://www.yesnowave.com.

Enam lagu tersebut adalah “Ku Nobatkan Jadi Fantasi,” “Dansa Akhir Pekan (2008),” “Alexander Graham Bell,” “Televisi,” “Terekam (Tak Pernah Mati) (Live),” dan “Lompat (Live Accoustic Set). Bagi yang sempat datang ke perayaan Jakarta Rock Parade, beberapa lagu ini, termasuk “Ku Nobatkan Jadi Fantasi,” sempat dimainkan di sana.

“Ini adalah bentuk terimakasih kami kepada teman-teman Modern Darlings yang telah mendukung The Upstairs sejak hari pertama hingga saat ini,” jelas Jimi Multhazam, vokalis The Upstairs. “Selain `Ku Nobatkan Jadi Fantasi`, album mini ini juga berisi lagu-lagu yang mulai kami mainkan kembali belakangan ini. Jadi seperti kolaborasi antara suasana baru dan nostalgia.”

Rencananya setelah merilis EP Ku Nobatkan Jadi Fantasi, band yang dimotori oleh Multhazam (vocals), Kubil Idris (guitar), Beni Adhiantoro (drums), Alfi Chaniago (bass & keyboards), dan Dian Maryana (backing vocal) akan merilis album penuh (LP) berisi 12 lagu baru dengan nama Magnet! Magnet! Kabar terakhir menyebutkan, album ini akan dilepas pasca Hari Raya Idul Fitri. Album ketiga ini nantinya hanya akan dirilis dalam bentuk CD, kaset, dan RBT.

Musik gratis dan hak cipta

Walau di distribusikan secara gratis via internet bukan berarti ke enam lagu The Upstairs tidak mendapatkan perlindungan hak cipta. EP Ku Nobatkan Jadi Fantasi menerima lisensi di bawah Creative Commons License dengan jenis “Attributions- Noncommercial- Share Alike.”

Ini artinya para pengguna (pengunduh) dibebaskan untuk mengopi, menyebarluaskan, menyiarkan bahkan me-remix lagu-lagu tersebut. Namun syaratnya, hal itu tidak dilakukan untuk mencari keuntungan.

Bicara soal Yes No Wave Music, nama ini merupakan label rekaman independen asal Yogyakarta yang beroperasi secara online di internet. Sebagai info tambahan, ini adalah website pertama di Indonesia yang menawarkan layanan semacam itu. Selain The Upstairs, hingga kini, mereka telah merilis 15 album EP dan LP dari band-band indie lokal, tentu saja secara online dan gratis.

“Misi kami adalah mempromosikan hasil karya talenta-talenta muda yang tidak punya banyak kesempatan, mengalami hambatan finansial untuk memproduksi dan mendisitribusikan karya mereka dalam format piringan hitam, CD, atau kaset. Tentunya, baik kami juga band/musisi sepakat untuk memproduksi sebuah karya yang didistribusikan secara gratis dalam format MP3 melalui jaringan internet,” ungkap Wok The Rock, bos label Yes No Wave Music.

Rencananya album mini ini hanya akan beredar dalam format digital di internet dan tak akan dirilis dalam format CD atau kaset. Bagi para penggemar yang berniat untuk memiliki format fisiknya (CD/kaset) disediakan pula artwork sampul album dan lirik yang dapat diunduh lewat website tersebut.

Track List:
01 – Ku Nobatkan Jadi Fantasi
02 – Dansa Akhir Pekan (2008)
03 – Alexander Graham Bell
04 – Televisi
05 – Terekam (Tak Pernah Mati) (Live)
06 – Lompat (Live Accoustic Set)

Untuk Info Lain Dan Download Album THE UPSTAIRS – Ku Nobatkan Jadi Fantasi EP, Klik Disini

Permalink Leave a Comment

Yanne – Kamu Lucu [Full Album 2008]

September 20, 2008 at 12:06 pm (Yanne MP3) (, , , )

Yanne – Kamu Lucu

Yanne – Kamu Lucu

Kapanlagi.com – Ada yang lain di album YannE kedua bertitel KAMU LUCU. Dibanding album debut AKU BUTUH WAKTU di tahun 2006, pemilik nama panjang Yanne Panca Wardhani nampak lebih “genit”. Apalagi sederet pencipta lagu kawakan seperti, Dewiq, Arie Bias, Baliyanto, Herman Leumani, dan Ressa Herlambang, berada di belakang YannE.

“Kenapa harus ‘genit’, karena sekarang banyak pesaing jadi kita gunakan gimmick, untuk buat image baru. Apalagi sekarang yang dilihat dari sisi visual lebih dahulu. Dan ini juga untuk mengantisipasi band- band baru yang lahir setiap detiknya,” beber YannE saat launching album di Hard Rock Café, (17/7).

Album kedua YannE ini hadir dengan konsep musik pop yang lebih berwarna. Bauran antara bossanova, jazz, dan pop mellow. Seperti lagu Kamu Lucu garapan Dewiq yang dikemas dalam musikalitas yang mengalir secara beat medium menjadi penjelmaan YannE secara utuh.

Bayan, produser album KAMU LUCU, melihat YannE sebagai juara Festival Pop Singer Pelajar 2004, berpotensi untuk naik, selain cantik dan punya suara menarik. “Dan album ini merupakan penyempurnaan dari pembelajaran album pertama,” ungkap Bayan optimis.

TRACKLIST

01 – Sesungguhnya
02 – Kamu Lucu
03 – Plis Deh
04 – Magic
05 – Cinta
06 – Hey
07 – Penasaran
08 – Berdebar
09 – Naksir Kamu
10 – Ganti Aku

Untuk Info Lain Dan Download Album Yanne – Kamu Lucu, Klik Disini

Permalink Leave a Comment

Dygta – 4TheBest [Featuring 2 New Hits Singles][Album 2008] Plus 3 Lagu Religi Ayah Bunda, Ikhlas, dan Kembali Padamu

September 20, 2008 at 11:29 am (Dygta Band MP3) (, , , )

Dygta - 4TheBest

Dygta - 4TheBest

Band Dygta (band yang berasal dari Bandung) kembali meluncurkan sebuah album “4TheBest” dengan 2 buah single terbarunya berjudul “Jatuh Hati” dan “Masih Untukmu”. Masih bertema cinta yang mendayu2, Dygta berharap tetap disukai pendengar musik Indonesia.
Band Dygta juga meluncurkan 3 lagu baru religi yang berjudul Ayah Bunda, Ikhlas dan Kembali PadaMU.

Tracklist:
1. Jatuh Cinta
2. Masih Untukmu
3. Kesepian
4. Tak Mungkin Ku Melepaskanmu (Ft Andina)
5. Hanya Dirimu (Ft Meda)
6. Tetap Milikmu (acoustic Version)
7. Pecundang Sejati
8. Bila
9. Yakinkan Di Hatimu
10. Demi Cinta
11. Tak Bisa Memiliki
12. Kembali
13. Terlambat Mengerti
14. KKSK

3 lagu Religi :
1. Ayah Bunda
2. Ikhlas
3. Kembali PadaMU

Untuk Info Lain Dan Download Album Dygta – 4TheBest plus 3 lagu religi, Klik Disini

Permalink 2 Comments

Project Pop – Top Of The Pop (Full Album 2008)

September 17, 2008 at 10:24 am (Project Pop MP3) (, , , )

 Project Pop - Top Of The Pop

Project Pop - Top Of The Pop

Jakarta, Setelah merilis album ‘Six a Six – Album Metal Paling Dugem’ tahun 2007, Project Pop kembali dengan karya baru mereka. Di album ketujuh bertajuk ‘Top of The Pop’ lagi-lagi Project Pop membuat heboh.

Band asal Bandung itu menggabungkan lagu-lagu band Indonesia dalam lagunya ‘Bukan Superstar’. Sebut saja Ungu, Peterpan, Mulan Jameela, Letto, Glenn Fredly dan banyak lagi. Salah satu musik yang turut diconteknya adalah reff lagu ‘Doy’ milik Kangen Band.

“Ya kita ngikutin tren musik yang diinginkan pasar,” ujar Yosi ‘Project Pop’ baru-baru ini.

Nada memang mirip hanya berbeda di lirik. Project Pop pun mengaku memang ingin mengikuti jejak suksesnya bermusik.

“Saya suka sama semua lagu. Kangen band yang mendapat banyak cekalan itu hanya sebagai kreatifitas bermusik. Kita kan udah sering tuh ngikutin lagu-lagu orang, jadi itu sama aja,” jelas Yosi. (kilasberita.com)

Tracklist:
01 – Bukan Superstar
02 – Gayang Duyu
03 – Maramaramara
04 – Metal Vs. Dugem
05 – Jatuh Cinta
06 – Jangan Ganggu
07 – Pacarku Superstar
08 – Tu Wa Ga Pat
09 – Burkat (Feat. Chrisye)
10 – Jangan Piki-Piki
11 – Pacaran Atau Nggak (T.T.N)
12 – Ade
13 – Cintaku Berat Di Ongkos
14 – Angkat Dong
15 – Dangdut Is The Music Of My Country

Untuk Info Lain Dan Download Album Project Pop – Top Of The Pop, Klik Disini

Permalink Leave a Comment

Lea Simanjuntak – The One You Loved (New Single Ost. Sountrack Pelangi Di Atas Prahara)

September 15, 2008 at 6:27 pm (OST Pelangi Di Atas Prahara MP3) (, , , )

Ost. Pelangi Di Atas Prahara

Ost. Pelangi Di Atas Prahara

Tentang Film Pelangi Di Atas Prahara Dan Soundtracknya

Bikin Aja Dulu!
Banjir film Indonesia di jaringan bioskop 21 boleh bikin hati bangga. Tetapi, lebih dari itu, gerakan film karya mahasiswa juga mulai bikin dobrakan tersendiri. Digarap serius walaupun sang pembuat umumnya bukan berlatar belakang perfilman.

Gue dari dulu suka nonton film. Saat nonton gue suka mikir sesusah apa sih bikin film, lalu produksi film itu seperti apa? Makanya, saat gue berhasil membuat film, temanya juga enggak susah-susah amat. Kejadian yang sehari-hari kita temui saja,” ujar Marianne Rumantir sutradara Aku Dia Dan Mereka serta Satu Lagi. Atau simak komentar Putra Arradin sutradara Pelangi di Atas Prahara, yang filmnya baru saja diputar di Goethe Haus dan Graha Purna Wira Polri di Wijaya pertengahan bukan Februari kemarin. “Gue merasa terpacu saja sih sama anak-anak (mahasiswa) lain. Mereka yang cuma punya tim tujuh orang masa bisa bikin. Sementara gue yang punya tim lebih banyak masa tidak bisa bikin,” repet cowok botak ini.

Marianne dan Putra tidak sendiri. Masih ada Nurmi Pandhit yang sudah menyutradarai dua film: Indah Dalam Praduga serta sebuah sebuah film pendek Silent. Atau Ade Habibie yang kemudian menghasilkan Kenangan Lama Timbul Kembali. Tidak perlu menjadi sutradara, menjadi produser merangkap pemain pun dijalankan Revelino Gerungan lewat Bunian sebuah kisah horor yang memilih road show dari kampus ke kampus untuk masalah screening-nya.

Nama-nama di atas bisa dibilang sebagai generasi penerus, yang akan meneruskan produksi film Indonesia di masa mendatang. Sebuah generasi yang tumbuh dan berkembang di luar negeri, akrab dengan film Hollywood, ngerti banget MTV, dan apa itu budaya pop.

Maka, jangan heran ketika film yang dihasilkan pun temanya tidak jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari mereka, kejadian yang pasti juga kita jumpai setiap hari. Masalah long distance relationship, cinta antar-dua ras yang berbeda, atau malah kasus video porno pun sah saja dijadikan tema cerita film mereka.

Toh pesan yang ingin disampaikan tidak hanya masalah tema yang jamak dijumpai sehari-hari. Ada satu pesan yang coba disampaikan oleh mereka. “Kami mau memperlihatkan bahwa anak Indonesia yang kuliah di luar tidak hanya lontang-lantung tanpa tujuan. Soalnya, saat kuliah di luar kreativitas kami malah lebih kegali lagi,” ujar Ade Habibie. Buktinya, cowok yang akrab disapa Ade ini merasa bahwa filmnya ini hanya salah satu “karya” dalam mengapresiasikan dunia seni yang sudah lama ditekuninya. Sekarang cowok keling ini lagi sibuk sama proyek barunya, dua grup musik beraliran elektronik bernama Electronic Groove dan Rock and Roll Mafia.

Pembuktian seperti itu seakan menjadi hal yang paling penting. Terutama pembuktian kepada orangtua masing-masing. Bukti bahwa anak yang mereka kuliahkan ke luar negeri dengan biaya yang sangat mahal mampu menghasilkan sesuatu. “Ayah gue sering hanya melihat sebelah mata sama video klip yang gue buat. Jadi, film ini seperti menjadi salah satu pembuktian,” beber Patrick Effendy, duet Marianne dalam menyutradarai Satu Lagi.

Kendala
“Kuliah di luar tuh bosen banget. Kadang kami suka enggak tahu mau ngapain,” curhat Putra suatu kali. Dan membuat film bisa dibilang sebagai pelarian rasa bosen mereka. Tetapi, biarpun menjadi pelarian, tetap saja semua harus digarap secara serius walaupun peralatan dan dana yang tersedia kadang sangat minim. “Gue selalu bilang sama teman-teman gue, ini proyek belajar. Apabila mau belajar ayo bikin. Tetapi, apabila nolak ya sudah tidak apa-apa. Makin giat ikutan berarti belajarnya makin banyak,” tambah Pandhit lagi.

Masalah biaya, biarpun menjadi hal yang paling krusial, kadang malah bisa ditekan seminim mungkin. Banyak pemain dan kru yang rela tidak dibayar demi kelangsungan produksi film. “Buat produksi Bunian saja kami hanya menghabiskan sekitar 3.000 dollar Australia (setara dengan 15 juta rupiah),” beber Revel. “Buat film kami, editing-nya cukup di rumah memakai program Final Cut Pro 2. Kameranya juga tidak pakai yang mahal,” tambah Ade tentang produksi filmnya.

Putra lebih nekat lagi. Bareng kru SUB Production, cowok yang mengambil jurusan Master of Media Management ini menukarkan uang kas SUB Production sebesar 300 dollar Australia dan mendapatkan sekitar 1,5 juta rupiah. Langsung saja uangnya dipakai berburu barang di Tanah Abang. “Beli lampu, kabel panjang, kabel rol, kertas layangan buat filter lampu, semuanya belanja di Tanah Abang. Bener-bener sederhana banget. Kamera saja kami hanya pakai handycam Canon XM-2. Yang penting jadi dulu film ini no matter what,” kata Putra lebih lanjut. Dukungan Curtin University kampus tempatnya belajar akhirnya datang. Masalah kamera yang cupu bisa digantikan dengan kamera yang lebih beradab. Akhirnya Pelangi di Atas Prahara bisa dinikmati.

Dukungan alat dari kampus kadang bener-bener membantu mereka. Lihatlah Marianne, yang didukung penuh kampusnya RMIT, saat memproduksi Aku Dia Dan Mereka. “Soalnya, film itu rencananya menjadi project akhir buat gue sama kelompok gue,” kenangnya.

Kendala alat dan biaya kadang malah tidak terasa sama sekali. Makin repot apabila banyak kru dan pemain yang tinggal di kota yang berlainan dan banyak yang sudah bekerja. “Film ini gue buat bertiga bareng temen gue, Krishna dan Eben. Saat film ini dibuat, banyak yang sudah lulus dan bekerja. Jadi, masalah yang paling kami rasakan ya kontinuitas gambar. Kasihan banget yang jadi pencatat adegan, soalnya syutingnya sering terpotong-potong,” tukas Ade.

Digarap serius
Semua kendala dan halangan pasti dilibas bila niat sudah bulat. Pandhit yang sempet bingung karena biaya penyewaan kamera tidak sesuai sama bujet produksi, akhirnya mengalah menggunakan kamera handycam biasa. “Paling penting harus jadi dulu filmnya. Masalah hasil nanti dulu. Soalnya kalo nunggu terus kesempatan belum tentu datang lagi,” ujar cowok yang lagi berniat membuat film tentang anak band.

Maka, ketika bicara mengenai teknis film, tidak ada yang terlalu istimewa yang bisa dibanggakan atas hasil karya kakak-kakak mahasiswa ini. Masalah gambar gelap atau warna antar-scene belang karena menggunakan dua kamera yang berbeda jadi hal yang biasa. Tetapi, bicara semangat, mereka bisa diandalkan. Semua digarap secara serius, mulai dari produksi sampai masalah screening. Poster film juga selalu dibuat fresh khas anak muda.

Soundtrack juga bisa jadi lahan bisnis tersendiri. Boro-boro mencomot lagu band lain yang kadung sudah top, mereka malah mengajak kawan-kawannya yang sudah biasa main band untuk mengisi soundtrack film mereka. Malah bukan rahasia lagi kalo video klip original soundtrack Pelangi di Atas Prahara lagi rajin wira wiri di MTV Global.

Pandhit dengan karyanya Indah Dalam Praduga mengaku kalo urusan soundtrack memang menjadi perhatian serius buat dirinya. Biar rekaman tetap dibuat di rumah menggunakan komputer rumah, divisi soundtrack Indah Dalam Praduga sadar sama peluang bisnis yang tersedia. “Mereka langsung menawarkan diri membeli royalti soundtrack film gue. Ya sudah gue kasih, gue sih senang-senang saja,” bebernya.

Atau Marianne yang punya produser sendiri untuk urusan soundtrack film perdananya Aku Dia dan Mereka. Buat proyek keduanya, Satu Lagi, Peter Pan pun didaulat untuk mengisi original soundtrack dengan singel andalan Kami Tertawa. Rencananya apabila tidak ada halangan Juni tahun ini kita sudah bisa menyaksikan film Satu Lagi, yang bertema parodi.

Bawa ke Indonesia
Masalah screening di negara asal tempat mereka kuliah pastinya bukan masalah. Karena market-nya jelas dan bisa dipastikan semua modal produksi balik 100 persen. Tantangan tentunya datang saat memutuskan untuk membawa film mereka diputar di Indonesia. “Tantangan banget. Soalnya market Indonesia (khususnya Jakarta) selektif banget,” aku Putra. “Gue juga tidak mau dikira sombong. Soalnya, orang pasti mikir kalo kami yang datang dari luar cuma gaya-gayaan saja bikin film. Padahal enggak, kami cuma mau film kami ditonton, tidak lebih. Gue juga ngerasa beruntung dapat banyak dukungan,” tambah Marianne.

Walaupun banyak yang datang bukan dari sekolah film, tetapi umumnya mengaku bahwa ilmu saat kuliah pasti sangat berguna untuk kepentingan filmnya. Revel, misalnya, cowok yang mengambil marketing di Charles Strut University ini mengaku kalo ilmu marketingnya berguna sekali saat “menjual” filmnya ke sponsor. “Gue juga jadi kenal banyak orang. Mulai dari lingkungan kampus sampai media. Pengaturan bujet untuk screening juga bisa dipangkas,” papar Revel.

Kecintaan pada filmlah yang membuat mereka semua bertemu dalam satu bidang. Walaupun latar belakang kuliah tidak ada yang di bidang film, mereka tetap yakin sama jalur yang mereka tempuh. Selama kesempatan itu ada, kenapa juga tidak direbut?

Soundtrack Film Pelangi Di Atas Prahara
Lea Simanjuntak – The One You Loved

Untuk Info Lain Dan Download Lagu Lea Simanjuntak – The One You Loved, Klik Disini

Permalink 1 Comment

Saski – Diatas Sajadah [New Single Religi 2008]

September 15, 2008 at 4:04 pm (Saski MP3) (, , , )

Saski - Diatas Sajadah

Saski - Diatas Sajadah

JAKARTA, MINGGU — Bagi penyanyi Saski (19), bicara seputar bulan Ramadhan berarti bicara soal momentum berkumpul bersama keluarga. Mantan penyanyi cilik yang populer lewat lagu Mari Menabung pada era 1990-an ini pun memberi alasan. “Kehadiran bulan suci ini benar-benar jadi momen kumpul dengan keluarga. Kayaknya ada atmosfer yang memberi suasana yang berbeda,” katanya saat ditemui di sela-sela acara buka puasa LG bersama anak yatim di Masjid Al Bina, Senayan, Kamis (4/9).

Meski bulan puasa dijadikan momen kumpul keluarga, tak berarti Saski seharian hanya ‘ngetem’ di rumah. Dia tetap menjalankan aktivitasnya, tapi waktunya lebih singkat. Apalagi selama puasa ini ia berusaha membagi waktu, tidak mengorbankan ibadahnya di bulan Ramadhan.

“Kalau pagi aku kuliah, siangnya di rumah, baru sore ada acara, seperti sekarang. Kalau enggak ada acara ya aku kumpul di rumah,” kata Saski yang baru-baru ini menelurkan single album religi bertajuk Di Atas Sajadah.

Seperti apa aktivitas puasa Saski di rumah? “Biasanya selesai buka puasa aku shalat berjamaah. Seringnya tarawih bersama keluarga di rumah, jarang di masjid,” kata pemilik nama lengkap Saskia Anggun Chairunnisa ini.

Lagu Religi Saski
Saski – Diatas Sajadah

Untuk Info Dan Download Album Saski – Kesatu, Klik Disini
Untuk Info Lain Dan Download lagu religi Saski – Diatas Sajadah, Klik Disini

Permalink Leave a Comment

Next page »